Judul : Wedha Sasangka (Jilid 4): Mengenal Jati Diri Pribadi dan Bangsa; Damai di Bumi yang Tertata, Damai di Langit yang Menaungi
Genre : Sosial/Budaya
Penulis : Achmad Chodjim
ISBN : 978-623-8371-74-7
Dimensi : 15 cm x 23 cm
Halaman : 556/SC/Bookpaper
Harga : Rp210.000,-
SINOPSIS (BLURB)
Selama ratusan tahun, tirai gelap telah menutupi ilmu budhi jati—sebuah kearifan luhur Nusantara tentang cara menjadi manusia yang merdeka seutuhnya. Kini, rahasia kuno dari Pustaka Wedha Sasangka itu disingkap kembali untuk Anda.
Buku jilid keempat ini merupakan panduan mendalam untuk menempuh laku kelahiran jati dan laku salwa budhi. Bukan sekadar teori, karya ini menuntun Anda untuk mengenali potensi batin dan talenta yang dianugerahkan Tuhan, agar Anda mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa terbelenggu oleh dikte orang lain maupun penjajahan mental.
Pada masa depan yang penuh ketidakpastian, mampukah kita mengembalikan kejayaan Nusantara sebagai pelita dunia? Jawabannya terletak pada setiap pribadi yang berani menjadi orang hayu—sosok yang kehadirannya menghidupkan suasana dan membawa keselamatan bagi semesta (rahayu).
Siapkan diri Anda untuk sebuah perenungan mendalam. Ini bukan sekadar bacaan pengisi waktu senggang, melainkan kompas bagi setiap anak bangsa yang rindu akan kemerdekaan lahir dan batin yang sejati.
TENTANG PENULIS
Achmad Chodjim lahir di Surabaya, 27 Februari 1953. Dibesarkan dalam lingkungan masyarakat tradisional-islami yang menyenandungkan kitab-kitab klasik, ia berwajah sejuk, terbuka, dan inklusif. Pergaulannya di Pondok Pesantren Salaf Darul Ulum dan Tebuireng Jombang serta Pesantren Modern Darussalam Gontor selama menempuh SLTP dan SLTA telah membuatnya termotivasi mempelajari ilmu-ilmu agama lebih dalam. Pendidikan formalnya diperoleh dari Sekolah Pertanian Menengah Atas Negeri Malang (1974), sarjana pertanian (agronomi) di Institut Pertanian Bogor (1987), dan magister manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetia Mulya, Jakarta (1996).
Kini, setelah pensiun dari pekerjaannya sebagai manajer salah satu perusahaan asing, ia mengisi banyak forum pengajian spiritual di berbagai tempat.







